Tampilkan postingan dengan label tattoo ear. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tattoo ear. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juli 2013

Tattoo Telinga kelinci

Mentattoo telinga kelinci adalah memberikan nomor atau huruf kedalam kulit kelinci dengan alat, bisa pen tattoo atau forcept tattoo. Fungsi menttatoo telinga kelinci berfungsi untuk identifikasi. Didalam mentattoo telinga kelinci bisa banyak kombinasi huruf dan angka untuk identifikasi yang tepat. Biasanya (arba) tattoo pada telinga sebelah kiri (untuk keperluan kontes, pedigree dll)  dan sebelah kanan (untuk registrasi). Caranya, mengatur kombinasi huruf dan angka di tattoo forcept atau kalau pen tattoo menulis dalam kertas kecil. Untuk menghindari kelinci bergerak-gerak, bungkus dengan kain hanya bagian badan dan kaki lalu kain di klip. Kemudian bersihkan telinga kiri kelinci diarea yang akan ditattoo agar steril juga bersihkan bulunya, untuk memilih area yang akan ditattoo hindari vena yang menonjol. Pegang telinga dan ratakan lalu masukan tattoo forcep lalu tekan lembut hingga kulit terluka lalu oleskan tinta tattoo dengan merata. Biarkan proses pemulihan luka secara otomatis. Untuk pen tattoo diperlukan latihan mengingat adanya getaran dynamo dan juga kalu goresan tidak tepat selain huruf/angka kurang bagus dan hasilnya kurang permanen. Latihan bisa menggunakan buah pisang.

Sabtu, 15 Juni 2013

Memeriksa Kelinci

Jika akan mengikuti kontes kelinci ada beberapa hal yang perlu dicek antara lain : Cek tubuh (type body dan cek top line), periksa kepala (apakah matanya bersih, gigi lengkap, gigi lurus), periksa telinga (bebas scabies,kerak, tattoo telinga kiri, tidak slipped), periksa shoulder /bahu (apakah full atau terlalu narrow), cek sadle (apakah full & firm atau loose & flabby),  periksa pinggul (hip) (apakah rounded & full atau pinched & bony), periksa ekor (apakah ada cacat), periksa leg & feet (kakinya lurus, kuku lengkap, kuku sudah dipotong, warna kuku sesuai breed & varietasnya), periksa jenis kelamin (doe atau buck), periksa kepadatan bulu (density) (apakah ada yang botak, molting kondisi), periksa warna bulu (apakah sudah sesuai dengan breed dan varietasnya), periksa kondisi kelinci (apakah bersih & sehat, berat badan, tidak ingusan, tidak sakit).