Didalam program breeding kelinci Holland Lop memerlukan culling dalam
upaya untuk mendapatkan kelinci Holland Lop yang berkualitas standard
pertunjukkan (show quality). Culling (diartikan penyisihan kelinci dari kandang
atau mengeluarkan dari program pemuliaan) haruslah dijalankan dengan ketat dan
memiliki akurasi yang tinggi. Culling yang ketat ini dimaksudkan untuk menuju
kelinci Holland Lop yang memenuhi standard (Standard of perfection). Guna
membentuk imajinasi kelinci Holland Lop yang memenuhi standard, bisa dengan
sering melihat langsung phenotype (penampakan phisik) kelinci Holland Lop yang
menjadi juaranya (dapat ribbon) atau bila hal itu tidak memungkinkan bisa melihat melalui
internet baik dalam bentuk video atau gambar. Jika gambaran atau imajinasi
kelinci Holland lop yang menjadi juara sudah terekam di pikiran maka proses
culling yang akurat akan semakin terjamin. Sehingga ketika menjumpai kelinci Holland lop maka paling tidak bisa melihat kesalahan (fault) seperti misalnya kepala
yang sempit, moncong yang panjang, telinga yang panjang dan sempit juga
ngelipet, hindquarter yang sempit dan lain lain. Disamping itu juga, bisa menemukan
seperti misalnya mahkota (crown) yang merata, bagian pipinya yang berisi,
topline yang salah dan kesalahan tubuh yang lain. Bersambung …
Tampilkan postingan dengan label crown holland lop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label crown holland lop. Tampilkan semua postingan
Senin, 26 Agustus 2013
Sabtu, 24 Agustus 2013
Holland Lop Kelinci Hubungan Mahkota Telinga
Salah
satu keindahan profil kelinci Holland Lop (HL) adalah pada mahkota (crown) dan
telinga, keduanya memiliki korelasi. Mahkota posisi awalnya harus didekat mata.
Kita tarik garis diatas kepala dari bagian belakang mata kanan sebagai awal
dari ujung mahkota sampai ke belakang mata kiri demikian juga dengan sisi yg lainnya
maka akan didapat mahkota yang luas dan lebar yang otomatis juga memiliki
telinga yang bagus. Sebaliknya, jika mahkota diawali letaknya jauh dari mata
akan didapat mahkota yang jauh dibelakang kepala yang selanjutnya akan diikuti
telinga yang sempit. Biasanya telinga kelinci HL akan mulai turun (nge-lop) antara 21 hari
sampai 180 hari bahkan kadang kala ada yang sampai mencapai tiga tahun.
Sebagaimana dijelaskan diatas, kelinci Holland lop yang memiliki mahkota yang
sempit maka telinga akan ngelop lebih lama demikian sebaliknya jika memiliki
mahkota yang luas atau lebar dna telinga yang panjang akan ngelop lebih cepat.
Jika ingin mengevaluasi telinganya maka kelinci harus dalam keadaan santai pada
posisi posing yang benar, sebaliknya jika kelinci keadaan tidak santai maka
telinganya bisa berdiri salah satunya (tidak ngelop/turun).
Langganan:
Postingan (Atom)

